Hujan = Sepi

by - November 30, 2018

Hujan sama dengan dingin. Di cuaca dingin yang dicari pastinya minuman hangat. Lalu apa kabarnya usaha yogurtku? Tentu terkena imbasnya.

Biasa order tiap minggu sekitaran 130 botolan. Dengan perubahan cuaca ini, stok minggu lalu pun masih ada. Padahal kedatangannya tidak mencapai angka 100, lho. Galau? Pasti.

Kejadian ini bukan pertama kali dialami. Ini adalah tahun ketiga yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Allah sudah mengatur porsi rezeki masing-masing umatnya. Jadi nggak usah galau dan sedih. Nikmati saja,” ucap suamiku ketika aku mengungkapkan kegelisahan akan usaha rumahan yang dijalani.

Ya, benar. Aku pasti bisa melewati ini semua. Ini hanyalah sekadar ujian kekonsistenan ku. Apakah aku bisa bertahan dengan kondisi yang sedang dihadapi. Apakah aku akan tetap pada jalur usaha yoghurt atau pindah ke lain hati.

“Mungkin ini saatnya kamu konsentrasi dengan bidang lain dulu.”

Suamiku memang partner yang luar biasa. Selalu bisa menenangkan. Selalu mendukung usaha istrinya.

Alhamdulillah, sepi order ini membuat aku bisa memisahkan akun pribadi dan usaha. Aku juga bisa upate satu kali dalam satu hari. Jarang-jarang tuh update IG heuheu. Secara kalau update kan, aku harus edit gambar dulu. Lumayan makan waktu, tuh. Kalau lagi ramai order, update status wa saja foto alakadarnya.

Semua pasti berlalu. Selama berusaha dan mencoba. Tuhan akan mengubah keadaan yang sedang dihadapi ini.

#TantanganRumlitIPBekasi
#DiariIbuProfesional
#CeritaIbu
#CeritaKeluarga
#CeritaKita


You May Also Like

0 komentar